Baru Seminggu Bebas Residivis KO Kembali Diringkus, Polisi Amankan 3 Paket Besar Sabu

SERANG – Baru seminggu bebas dari Lapas Serang, Residivis berinisial KO (28 tahun), warga Desa Babakan Kalanganyar, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, kembali di tangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Serang di rumahnya.

Dari tersangka KO, Polisi berhasil mengamankan barang bukti tiga paket besar, empat paket sedang dan dua paket kecil. Selain paket sabu turut diamankan satu timbangan digital serta satu unit handphone yang dijadikan sarana transaksi.

Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko melalui Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan mengatakan, Penangkapan tersangka KO yang diketahui sebagai residivis ini merupakan pengembangan dari tersangka AH (25 tahun) dan BA (44 tahun) warga Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang.

“Tersangka KO ditangkap di rumahnya pada Senin, 22 Januari 2024 sekitar pukul 23.00 WIB dan merupakan pengembangan dari dua tersangka yang ditangkap beberapa jam sebelumnya,” ungkap M Ikhsan, Senin 29 Januri 2024.

Dijelaskan M Ikhsan, Tersangka AH dan BA diamankan di rumah kontrakan di Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. sekitar pukul 20.30 WIB.

“Dari kedua tersangka yang juga residivis kasus narkoba, petugas mengamankan dua paket sabu yang disembunyikan dalam topi dan satu unit handphone. Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku jika paket sabu yang diamankan diperoleh dari tersangka KO,” jelas M Ikhsan.

Lanjut M Ikhsan, Berdasarkan pengakuan tersebut, tim opsnal yang dipimpin Iptu Rian Jaya Surana langsung bergerak mengejar KO dan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya tanpa melakukan perlawan. Dalam penggeledahan petugas mengamankan sembilan paket sabu dari atas lemari pakaian.

“Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka yaitu 11 paket sabu seberat 200 gram. ketiga tersangka pengedar narkoba ini merupakan residivis kasus narkoba. Untuk tersangka KO diketahui baru seminggu bebas dari Lapas Serang setelah diganjar lima tahun penjara,” papar M Ikhsan.

“Sedangkan untuk tersangka AH dan BA merupakan residivis yang bebas dari lapas Cikerai, Kota Cilegon tiga bulan lalu. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” terang M Ikhsan menutup. (S24-01)