Diduga Peras Petani, 3 Oknum Wartawan di Brebes Diarak Massa

SOROT24 – Tiga orang yang mengaku sebagai wartawan dari media online ditangkap massa dan diarak ke balai desa di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes.

Warga kesal karena tiga orang itu mengancam dan memeras para petani.
Kepala Desa Pandansari.

Irwan Susanto menyebut peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/9) malam. Warga mengepung para terduga pelaku pemerasan, yaitu HM, K dan T yang saat itu tengah memeras warga.

Tindakan pemerasan itu bermula pada Kamis (14/9), di mana oknum wartawan tersebut mendatangi rumah warga Desa Pandansari berinisial W. Mereka mempermasalahkan warga desa ini karena menggunakan air untuk menyiram tanaman.

Oknum Wartawan itu juga menakut-nakuti warga dengan menunjukkan peraturan yang terkait soal penggunaan air saat kemarau.

“Warga dipermasalahkan karena menggunakan air untuk menyiram tanaman. Untuk menakut nakuti warga, ditunjukkan pasal pasalnya. Karena takut, warga sepakat memberikan Rp 4 juta kepada wartawan tersebut,” ungkap Irwan, Jumat (22/9).

Tidak berhenti sampai di situ, wartawan tersebut kembali melancarkan aksinya pada Senin (18/9). Mereka mendatangi warga rumah warga berinisial S.

Dengan membawa masalah yang sama, ketiga orang itu meminta uang Rp 15 juta. Korban yang merasa takut akhirnya menawarnya Rp 10 juta. Setelah sepakat, korban memberikan panjar Rp 2 juta dan menjanjikan akan melunasinya pada Kamis.

Ketiga pelaku kemudian kembali ke rumah korban pada Kamis (21/9/)). Alih alih dapat uang, mereka justru dikepung oleh warga dan diarak. Warga mengaku geram terhadap tindakan mereka.

“Minta Rp 15 juta kemudian deal Rp 10 juta, namun baru DP Rp 2 juta. Sisanya dijanjikan hari Kamis tanggal 21 September 2023. Kemudian Datanglah hari Kamis untuk menagih uang sisanya Rp 8 juta. Warga geram akhirnya dikepung lalu diarak ratusan warga ke balai desa. Jam 00.30 pelaku diamankan ke Polsek Paguyangan,” kata kades menegaskan.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Paguyangan, AKP Sunarto mengatakan, kasus dugaan pemerasan itu sedang ditangani polisi.

“Kejadian semalam itu warga mengamankan tiga wartawan karena diduga melakukan pemerasan. Sekarang lagi ditangani kepolisian,” tegasnya.

Sumber: detikcom