Kampanye Unik Ala Pasha Ungu dan Adelia Pasha Gaet Pemilih Berbasis Budaya

Jakarta, Sorot24.com – Pemilihan Umum (pemilu) serentak untuk memilih calon legislatif (caleg) DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, serta Calon Presiden (capres) periode 2024-2029 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 tinggal menghitung hari.

Para kontestan peserta pemilu, baik caleg maupun capres menggunakan berbagai macam cara untuk merebut hati para calon pemilihnya.

Dari mulai memaparkan visi-misi, blusukan menyapa/mendengar aspirasi masyarakat, tebus sembako murah, makan siang gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, susu gratis, olahraga, apel Akbar, dan lain sebagainya.

Tapi ada yang unik dalam kampanye kali ini. Sigit Purnomo atau Pasha Ungu, Caleg DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, bersama Dellia Wihelmina caleg DPRD DKI Jakarta untuk dapil Jakarta Barat 10 yg meliputi Kecamatan Taman Sari, Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon Jeruk dan Kembangan, dari Partai Amanat Nasional (PAN) besutan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum yang juga menjabat Menteri Perdagangan RI ini.

Memasuki pekan terakhir masa kampanyenya, Pasha dan Adelia berkampanye dengan menggunakan ondel-ondel, sebagai upaya menghadirkan suasana kampanye yang riang gembira dan sekaligus melestarikan budaya warga kota Jakarta atau masyarakat Betawi.

Ondel-ondel merupakan salah satu simbol yang tak terpisahkan dari kebudayaan Betawi, suku asli Jakarta. Ondel-ondel adalah boneka raksasa yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan digunakan dalam tradisi Betawi untuk mengusir roh jahat.

Menurut Pasha, timnya menghadirkan bentuk kreatifitas politik riang gembira berbasis budaya dan gagasan yang berpihak kepada rakyat.

“Politisi muda harus bisa menghadirkan kreatifitas politik riang gembira yang berbasis budaya dan gagasan yang berpihak kepada rakyat,” kata Ketua Umum DPP BM PAN dalam keterangannya melalui pesan singkat kepada awak media (1/2/2024).

Ditempat yang sama, Adelia Pasha menuturkan, apa yang dilakukannya sebagai bentuk kepedulian untuk melestarikan warisan budaya bangsa.

“Politik itu kan harus seimbang, selain memperjuangkan kepentingan rakyat, politik juga harus bisa melestarikan peninggalan warisan nenek moyang sebagai kekayaan warisan budaya yang terus hidup dan dijaga,” tutur Sekretaris Jenderal DPP PUAN PAN.

Sementara itu, Rahmat (35), warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat mengungkapkan rasa senang dengan kampanye yang kreatif dan unik seperti ini.

“Senang lihat caleg kreatif dan unik dalam kampanye, selain menghibur, saya sebagai orang Betawi bangga ada caleg yang peduli dan mau melestarikan budaya Betawi,” pungkasnya. (red)