SOROT24 – Shalat Istisqa merupakan suatu bentuk ikhtiar bersama, memohon hujan dan keberkahan dalam menghadapi kemarau panjang yang saat ini terjadi.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat menggelar Shalat Istisqa bersama-sama pegawai di Lapangan Raden Arya Yudha Negara Puspemkab Tangerang, Tigaraksa. Rabu (20/9).

“Kita melaksanakan shalat istisqa memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang berkah dan bermanfaat,” ucap Sekda yang hadir bersama Ketua MUI KH Uwes Nawawi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang Ade Bajuri.

IMG 20230920 WA0024

Menurut Sekda, ikhtiar dan doa harus tetap dilakukan walaupun hujan sudah turun pada Selasa sore (19/9) di sebagian wilayah Tangerang, agar kekeringan yang melanda di 12 kecamatan dan 42 desa/kelurahan dapat segera berakhir dan diturunkan hujan yang bermanfaat untuk tumbuhan, hewan ternak, terlebih untuk manusia.

“Kami terus menangani kekeringan di 12 kecamatan, 42 desa/kelurahan yang masih kesulitan, air bersih kita kirim baik melalui Dinas Perkim, Perumdam TKR maupun BPBD,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menjelaskan, bahwa penanganan kekeringan yang melanda di Kabupaten Tangerang saat ini berjalan dengan baik.

Setiap harinya BPBD, Perumdam TKR dan Dinas Perumah, Permukiman dan Pemakaman terus memantau kondisi lapangan dan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Setiap harinya, bagi masyarakat yang meminta bantuan air bersih kita kirim, seperti di Masjid Desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa,” jelas Ujat.

Adapun 12 Kecamatan yang mengalami kekeringan diantaranya adalah Kecamatan, Jambe, Kemeri, Mekar Baru, Balaraja, Cisauk, Legok, Gunung Kaler, Kosambi, Panongan, Jayanti, Pakuhaji dan Kecamatan Tigaraksa. (red)