SOROT24 – Kritikus Faizal Assegaf menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ditimpa masalah krusial. Sebagai akibat dari kelakuan pemerintahannya sendiri.

“Hari-hari ke depan bakal bermunculan aneka problem krusial melilit Jokowi. Memicu rentetan gejolak, akibat praktek kekuasaan yang amburadul. Tentu menyulut desakan perubahan secara agresif dan masif,” kata Faizal melalui unggahannya di X, Kamis (21/9/2023).

Hanya Anies Capres dari luar kekuasaan. Prabowo Menhan, begitu pula Ganjar berstatus Gubernur aktif. Kedua politisi saling sikut demi restu Jokowi. Rakyat menyindir: Capres boneka Istana.

Ia mengungkapkan, survei bahwa 80 persen rakyat bersimpati pada pemerintahan Jokowi adalah jebakan oligarki. Tujuannya agar Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo meminta restu Jokowi.

Hanya Anies Capres dari luar kekuasaan. Prabowo Menhan, begitu pula Ganjar berstatus Gubernur aktif. Kedua politisi saling sikut demi restu Jokowi. Rakyat menyindir: Capres boneka Istana,” jelasnya.

Faizal mengatakan, kini masyarakat makin resah. Salah satunya, tragedi di Rempang. Hal demikian kata dia yang menyulut kemarahan rakyat.

“Tak hanya itu. Masih banyak perilaku dan kebijakan Jokowi yang menyobek hati rakyat. Maraknya korupsi, perampokan kekayaan alam, utang luar negeri, serta aneka beban sosial-ekonomi,” papar Faizal.

Menurutnya, kebohongan yang dilakukan pemerintahan Jokowi tak bisa ditutupo.
Bahkan dengan propaganda politik berkedok survei.

“Tak bisa ditutupi. Tingkah Jokowi, Prabowo dan Ganjar, terlihat norak di mata rakyat. Persekutuan politik paling memalukan di emperan Istana. Tentang operasi politik culas dan curang,” terangnya.

Disisi lain, ia menilai Anies Baswedan Muhaimin Iskandar makin dikirk rakyat. Bukan hanya karena satu-satunya Capres di luar kekuasaan, tapi karena jargon perubahan yang diusung.

“Ihwal itu membuat pasangan Anies-Imin semakin meraih dukungan dan simpati rakyat. Jargon gerakan perubahan menjadi arus yang terus membesar. Wajar Jokowi dan dua Capres boneka Istana galau,” tandasnya.

Sumber: Fajar